Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas - Kalian yang suka berpetualang atau mendatangi tempat-tempat gres yang jarang pemukiman menyerupai hutan dan pegunungan tentu perlu membawa kompas. Kompas yakni alat navigasi atau petunjuk arah yang sanggup dipakai untuk mengambarkan arah yang benar ketika kita gundah atau tersesat.
Seringkali kita lupa untuk membawa kompas ketika kita pergi berpetualang, tapi bila lupa untuk membawa kompas kita tidak perlu khawatir lagi sebab kita sanggup membuatnya sendiri dengan memanfaatkan benda-benda disekitar kita bahkan kita juga sanggup hanya dengan memanfaatkan gejala dari alam. Berikut cara memilih arah mata angin tanpa pinjaman kompas.
Cara Menentukan Arah Tanpa Kompas
1. Melihat Arah Mata Hari Terbit dan Terbenam
Seringkali kita lupa untuk membawa kompas ketika kita pergi berpetualang, tapi bila lupa untuk membawa kompas kita tidak perlu khawatir lagi sebab kita sanggup membuatnya sendiri dengan memanfaatkan benda-benda disekitar kita bahkan kita juga sanggup hanya dengan memanfaatkan gejala dari alam. Berikut cara memilih arah mata angin tanpa pinjaman kompas.
Cara Menentukan Arah Tanpa Kompas
1. Melihat Arah Mata Hari Terbit dan Terbenam
Cara yang paling fundamental yang sanggup kita lakukan ketika tersesat yaitu, melihat arah matahari terbit dan arah mata hari terbenam. Cara ini sanggup kita lakukan pada pagi dan sore hari saja sebab pada siang hari matahari berada sempurna diatas kepala kita sehingga sulit untuk memilih arahnya.
2. Menggunakan Silet atau Jarum
Dengan cara yang sangat sederhana, jarum ataupun silet sanggup kita gunakan untuk mengetahui arah mata angin sebagai pengganti dari kompas. Cara ini sanggup dilakukan kapan saja baik siang ataupun malam.Caranya sangat mudah, jarum tusukkan pada gabus yang tipis atau benda ringan yang sanggup mengapung, kemudian letakkan bacokan jarum pada gabus ke wadah atau daerah yang berisi air sehingga terlihat mengapung di permukaan air. Biasanya ujung jarum atau silet akan selalu mengarah ke utara atau selatan.
3. Berpedoman Pada Masjid/Mushola
Sebagian orang bila ingin membangun masjid untuk memilih arah kiblat bisanya berpatokan pada kompas. Seperti diketahui, Masjid di Indonesia selalu menghadap ke arah kiblat (barat). Makara kita sanggup menggunakannya untuk menjadi alternatif yang sanggup kita jadikan patokan bila kita tersesat di sebuah desa sementara kita tidak tahu arah. Namun bila kita tersesat di hutan atau di gunung cara ini tidak sanggup dipakai sebab di hutan tidak ada masjid ataupun mushola.
4. Melihat Makam atau Kuburan
Khusus di Indonesia, kuburan Islam dan Nasrani umumnya menunjukkan arah utara selatan. Jika kita terjebak atau tersesat di suatu desa, biasanya kita akan menjumpai kuburan. Kuburan tersebut sanggup kita jadikan ajaran untuk menetukan arah.
5. Melihat Bayangan Benda
Saat berpetualang dan kita lupa membawa kompas ataupun kompas kita rusak, kita sanggup memakai bayangan benda untuk memilih arah. Jika kita tersesat pada pagi hari bayangan cenderung akan mengarah ke barat dan siang hari menjelang sore bayangan benda cenderung mengarah ke timur. Caranya gampang cukup menancapkan benda tegak di permukaan tanah, kemudian lihat bayangan benda tersebut.
6. Memanfaatkan Pohon Besar
Jika kita tersesat di sebuah hutan yang penuh dengan pepohonan besar kita sanggup memakai pohon yang besar untuk memilih arah. Caranya perhatikan pohon besar, rabalah setiap sisi batang pohon yang besar tersebut. Jika sisi pohon itu lebih kering dan tidak berlumut artinya mengambarkan ke arah barat atau sisi yang diraba itu lebih hangat maka itu mengambarkan arah barat dan sisi sebaliknya atau batang yang berlumut berarti mengambarkan ke arah timur. Apabila kita tersesat pada malam hari, untuk mengetahui arah barat yaitu dengan meraba suhu batang pohon besar tersebut. Suhu batang yang lebih hangat biasanya mengambarkan ke arah barat.
7. Memanfaatkan Pandan Hutan
Cara lain yang sanggup kita gunakan untuk memilih arah bila tersesat dalam hutan yaitu dengan memakai daun pandan hutan bila kebetulan menemukan pandan hutan di sekitar kita, batang pandan hutan yang terlihat manis biasanya menghadap ke arah timur.
8. Melihat Jam dan Matahari
Jika kita tersesat namun kebetulan kita memakai jam, kita sanggup terlebih dahulu melihat jam sebelum melihat matahari sebab matahari mengalami pergeseran waktu setiap jamnya.
9. Mengamati Rasi Bintang Orion
Para petani zaman dulu sering memakai rasi bintang orion atau waluku untuk mulai menggarap sawah mereka. Rasi bintang orion gampang dikenali yaitu adanya tiga bintang kembar yang berjajar. Rasi bintang ini sanggup di lihat di sebelah barat langit, makanya itu bintang orion sanggup dijadikan petunjuk arah barat atau sebagai petunjuk dalam memilih arah barat bila kita tersesat.
10. Mengamati Rasi Bintang Pari atau Layang-layang
Setiap bintang yang paling terang dari rasi bintang ini sanggup dijadikan petunjuk arah mata angin. Rasi bintang pari ini terletak pada malam hari di langit arah agak selatan berarti sanggup mengambarkan arah selatan dari mata angin.
Demikian klarifikasi yang sanggup kami sampaikan tentang Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas . Semoga bermanfaat dan hingga jumpa pada postingan selanjutnya.
Sumber https://www.sekolahpendidikan.com
2. Menggunakan Silet atau Jarum
Dengan cara yang sangat sederhana, jarum ataupun silet sanggup kita gunakan untuk mengetahui arah mata angin sebagai pengganti dari kompas. Cara ini sanggup dilakukan kapan saja baik siang ataupun malam.Caranya sangat mudah, jarum tusukkan pada gabus yang tipis atau benda ringan yang sanggup mengapung, kemudian letakkan bacokan jarum pada gabus ke wadah atau daerah yang berisi air sehingga terlihat mengapung di permukaan air. Biasanya ujung jarum atau silet akan selalu mengarah ke utara atau selatan.
3. Berpedoman Pada Masjid/Mushola
Sebagian orang bila ingin membangun masjid untuk memilih arah kiblat bisanya berpatokan pada kompas. Seperti diketahui, Masjid di Indonesia selalu menghadap ke arah kiblat (barat). Makara kita sanggup menggunakannya untuk menjadi alternatif yang sanggup kita jadikan patokan bila kita tersesat di sebuah desa sementara kita tidak tahu arah. Namun bila kita tersesat di hutan atau di gunung cara ini tidak sanggup dipakai sebab di hutan tidak ada masjid ataupun mushola.
4. Melihat Makam atau Kuburan
Khusus di Indonesia, kuburan Islam dan Nasrani umumnya menunjukkan arah utara selatan. Jika kita terjebak atau tersesat di suatu desa, biasanya kita akan menjumpai kuburan. Kuburan tersebut sanggup kita jadikan ajaran untuk menetukan arah.
5. Melihat Bayangan Benda
Saat berpetualang dan kita lupa membawa kompas ataupun kompas kita rusak, kita sanggup memakai bayangan benda untuk memilih arah. Jika kita tersesat pada pagi hari bayangan cenderung akan mengarah ke barat dan siang hari menjelang sore bayangan benda cenderung mengarah ke timur. Caranya gampang cukup menancapkan benda tegak di permukaan tanah, kemudian lihat bayangan benda tersebut.
6. Memanfaatkan Pohon Besar
Jika kita tersesat di sebuah hutan yang penuh dengan pepohonan besar kita sanggup memakai pohon yang besar untuk memilih arah. Caranya perhatikan pohon besar, rabalah setiap sisi batang pohon yang besar tersebut. Jika sisi pohon itu lebih kering dan tidak berlumut artinya mengambarkan ke arah barat atau sisi yang diraba itu lebih hangat maka itu mengambarkan arah barat dan sisi sebaliknya atau batang yang berlumut berarti mengambarkan ke arah timur. Apabila kita tersesat pada malam hari, untuk mengetahui arah barat yaitu dengan meraba suhu batang pohon besar tersebut. Suhu batang yang lebih hangat biasanya mengambarkan ke arah barat.
7. Memanfaatkan Pandan Hutan
Cara lain yang sanggup kita gunakan untuk memilih arah bila tersesat dalam hutan yaitu dengan memakai daun pandan hutan bila kebetulan menemukan pandan hutan di sekitar kita, batang pandan hutan yang terlihat manis biasanya menghadap ke arah timur.
8. Melihat Jam dan Matahari
Jika kita tersesat namun kebetulan kita memakai jam, kita sanggup terlebih dahulu melihat jam sebelum melihat matahari sebab matahari mengalami pergeseran waktu setiap jamnya.
9. Mengamati Rasi Bintang Orion
Para petani zaman dulu sering memakai rasi bintang orion atau waluku untuk mulai menggarap sawah mereka. Rasi bintang orion gampang dikenali yaitu adanya tiga bintang kembar yang berjajar. Rasi bintang ini sanggup di lihat di sebelah barat langit, makanya itu bintang orion sanggup dijadikan petunjuk arah barat atau sebagai petunjuk dalam memilih arah barat bila kita tersesat.
10. Mengamati Rasi Bintang Pari atau Layang-layang
Setiap bintang yang paling terang dari rasi bintang ini sanggup dijadikan petunjuk arah mata angin. Rasi bintang pari ini terletak pada malam hari di langit arah agak selatan berarti sanggup mengambarkan arah selatan dari mata angin.
Demikian klarifikasi yang sanggup kami sampaikan tentang Cara Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas . Semoga bermanfaat dan hingga jumpa pada postingan selanjutnya.
Sumber https://www.sekolahpendidikan.com
Buat lebih berguna, kongsi: